ketika wanginya membumbung hingga ke membran sel otakku. ketika gemanya menjadi langgam tentang kisi-kisi malam yang sepi aku berjuang bersama puisi menjadikan analoginya adalah suara jiwa yang terkekang menjadikan derapnya mengiring langkah yang melintas buana aku meregang bersama puisi berharap merepih duka yang menebar dalam lipatan hidup berharap merangkum mimpi yang tersebar oleh angin aku tulis puisi ini untuk sebuah puisi yang selalu berlompatan, berpendar dan tak terbendung...... | ||||||||||||||||||||
| [ACTIONS] |
| [BRIEF] |
- cuma mau bilang, "JIAAAHHHHH"...
- satu hal lain yang ingin aku pelajari dari MartoArt adalah: caranya membuat sambel! sungguh tiada duanya!
- kutunggu kau di telaga sunyi. tiap daun yang gugur adalah satu keping hati yang tersuruk rindu dalam beku...
- capek mengayuh, dua tiga pulau sudah terlampaui. tapi, gajah di pelupuk mata belum juga nampak, meskipun semut di seberang lautan sudah memanggil-manggil...
jika begini, kaca bisa kubelah meski tampak manis semua muka.... - siapa itu penulis? bagiku, sejak kau menggunakan kata-kata untuk menyampaikan gagasan, pemikiran, ide atau kisahmu, kau sudah kupanggil penulis. buku? itu hanya sebuah tugu....
| [SCRIPTS] | Feb 10, 2010 |
Catatan Bahagia dari ILUMINASI Jakarta Gathering, 9 Februari 2010
Satu pertanyaan yang menggelitik dilontarkan Daniel Mahendra di malam ILUMINASI Jakarta Gathering selasa lalu, "Apakah engkau bahagia?". Mulanya kupikir, pertanyaan apa ini? Bukankah ini diskusi buku? Tetapi jeda waktu yang ada... morePrevious blog entries: | ||
| Dec 16 | - | Penawaran Istimewa dari novel ILUMINASI |
| Dec 4 | - | ILUMINASI dan Bundanya dalam Karikatur |
| Nov 7 | - | menghitung waktu |














